Tuesday, Feb 07, 2012
Login

Cerita Kehidupan

Tersadar olehku sekarang ini akan arti hidup, bukan apa atau siapa diri kita sebenarnya, namun bagaimana diri kita mengerti akan arti hidup itu. Aku tak bisa menampik bahwa apa yang terjadi dalam diri setiap pribadi manusia itu berbeda – beda, bagi sebagian mereka yang tidak pernah mengalami apa itu artinya pasang surut kehidupan, atau apa itu kehancuran kehidupan dan didalam hidupnya bisa merasakan kebahagiaan yang dilengkapi dengan pencapaian materi yang berlimpah, jabatan yang istimewa dan kehidupan yang lurus tanpa ada ada masalah yang berat. Mereka pasti akan memandang hidup itu indah. Mungkin benar perkataan mereka hidup itu memang indah..tapi keindahan hidup terletak sebesar mana kita berjuang untuk hidup kita.

Aku bersyukur dengan apa yang aku capai sekarang ini. Walau harus merasakan pasang surut arti kehidupan, tapi aku tidak bisa mengingkari betapa indah hidup ini.

Sekarang aku bisa mengerti bahwa hidupku jauh lebih baik dari pada mereka yang terkadang mengeluh kesah padaku. Menceritakan keadaan hidupnya dan keluarganya. Aku hanya bisa berpikir keutuhan suatu rumah tangga benar-benar berpijak pada hati disaat kita menyatakan siap untuk melangkah kearah yang lebih kedepan. Berpikir matang dan benar-benar siap menerima keadaan apa adanya.

Terbingkai dari kisah dari seorang teman:

Terlahir dari keluarga yang sempurna ayahnya seorang lelaki yang tampan, putih kulitnya dari keluarga yang terbilang terpandang dan ibunya seorang wanita yang cantik mempesona juga berasal dari keluarga yang terpandang.  Hampir dari keluarga besarnya memiliki paras yang rupawan. Dimasa kecilnya dia sangat bahagia hidup dikeluarga yang utuh.

namun entah apa yang terjadi menjelang usia remaja dia mulai kehilangan keutuhan kebahagiannya. Ayah dan ibu yang dia cintai selalu bertengkar, dia tidak tahu apa yang menjadi penyebab utamanya. Pikirannya semakin kacau sesaat dia mendengar ayah dan ibunya ingin bercerai, dia serasa tidak percaya dengan apa yang terjadi pada dirinya. Namun bagaimana lagi, dia masih dianggap anak kecil yang tidak tahu apa – apa. Dia sangat ingin berteriak agar kedua orang tuanya mengerti akan kondisinya, dia butuh mereka berdua, bukan salah satunya. Tapi keadaan tak kunjung baik juga, hingga akhirnya perceraianpun datang dan dia jatuh diasuhan ibunya.

Saat itulah dia berubah menjadi anak yang liar, seorang anak laki-laki yang tidak percaya akan arti kebahagiaan hidup ini. Dia menganggap apa yang terjadi pada dirinya adalah kesalahan dari kedua orang tuanya yang hanya egois memikirkan kepentingan mereka sendiri dan mengabaikan dirinya.

Menginjak SMU ibunya menikah lagi dengan seorang lelaki duda yang sangat kaya raya. Kehidupannya serba mewah dan berkecukupan. Apapun yang dia ingin


2 Comments

  • At 2010.04.13 10:44, Sriayu said:

    Roda kehidupan itu beputar, honey. Tapi janganlah mengambil posisi di pinggir roda, krn resiko terelincir ketika berada di posisi atas or bawah. Ambillah posisi tepat di poros roda (titik pusat lingkaran)… Insya Allah.. kestabilan akan terjaga bila mampu bertahan di zero mind…!

    • At 2010.04.21 04:51, ningyung said:

      masih berlanjut bu… :berduka blm selesai semua…
      :berduka :berduka

    (Required)
    (Required, will not be published)
    [+] kaskus emoticons nartzco
     

    Authors

    Meta