<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nuk Ghurroh Setyoningrum</title>
	<atom:link href="http://www.ningyung.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ningyung.com</link>
	<description>Sebuah Keyakinan Dapat meraih Sebuah Mimpi dan Harapan....</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Aug 2011 04:55:19 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kemuliaan hati Seorang istri</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/08/kemuliaan-hati-seorang-istri/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/08/kemuliaan-hati-seorang-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 04:55:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ciri-ciri]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[mulia]]></category>
		<category><![CDATA[sholehah]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Kemuliaan hati seorang istri adalah ketika dirinya mampu berkorban  demi kebahagiaan suami dan anak-anaknya. Sekalipun suami yang bukanlah  imam yang baik di dalam keluarga. Tidak pernah sholat lima waktu dan  kegemaran minum-minuman keras hampir menjadi kebiasaan. Ditengah kondisi  itu tidak membuatnya menyerah. Semakin membuat dirinya lebih  mendekatkan diri kepada Allah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/hati-m.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-334" title="hati m" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/hati-m.jpg" alt="" width="181" height="137" /></a>Kemuliaan hati seorang istri adalah ketika dirinya mampu berkorban  demi kebahagiaan suami dan anak-anaknya. Sekalipun suami yang bukanlah  imam yang baik di dalam keluarga. Tidak pernah sholat lima waktu dan  kegemaran minum-minuman keras hampir menjadi kebiasaan. Ditengah kondisi  itu tidak membuatnya menyerah. Semakin membuat dirinya lebih  mendekatkan diri kepada Allah. Anak-anaknya dibimbing dijalan Allah.  Sekalipun tidak mudah, tidak membuatnya menyerah. &#8216;Allah Maha Pengasih,  akan membukakan pintu hati suamiku,&#8217; Itulah yang selalu terucap di dalam  hatinya. Banyak orang-orang disekitarnya yang menganjurkan untuk  meninggalkan saja suami seperti itu, tidak pantas menjadi kepala rumah  tangga apalagi istri sebaik dirinya. Istri yang setia itu memilih tetap  tegar dan bersikukuh untuk menjaga dan merawat suami dan anak-anaknya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-332"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagai  seorang istri menyadari semakin dalam cintanya pada suami maka semakin  perih luka dihatinya, namun luka itu juga mengajarkan tentang ketulusan  dan pengorbanan demi kebahagiaan orang yang dicintai, karena cinta yang  hakiki bukan dilewati dengan pujian, cinta yang hakiki justru diuji  dengan berbagai peristiwa yang menyakitkan yang membuat hatinya terluka.  Allah membentuk dan melatih melalui luka itu, bukan pada seberapa besar  luka itu tetapi seberapa besar cinta yang dimiliki untuk menjalani luka  itu. Kalau cintanya kecil, luka kecilpun menjadi beban yang berat.  Namun dirinya memiliki kekuatan cinta yang besar, luka sebesar apapun  maka dirinya mampu menanggung luka dan derita yang dialaminya untuk  meraih keridhaan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ditengah luka dan derita yang  ditanggungnya, beliau datang &amp; bershodaqoh di Rumah Amalia dengan  harapan shodaqohnya menjadi jalan untuk meraih keridhaan Allah agar  berkenan membukakan pintu hati suaminya. Sampai suatu hari sang suami  jatuh sakit dan harus masuk rumah sakit karena menderita sakit lever  yang dideritanya cukup parah harus segera dioperasi, dalam kondisi yang  mencekam itu  membukakan hati suaminya, sebuah kesadaran untuk menuju  jalan Allah yang selama ini diabaikannya. Air matanya mengalir mendengar  suara suaminya yang terus menerus beristighfar ditengah terbaring lemah  pasca operasi. Doa dan perjuangan yang dilakukan telah membuahkan  hasil. Suaminya telah kembali menjadi imam di dalam rumah tangga,  membimbing istri dan anak-anaknya di jalan yang diridhai oleh Allah.   Itulah kemuliaan hati seorang istri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/08/kemuliaan-hati-seorang-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Engkaulah Wanita, Istri dan Ibu</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/08/engkaulah-wanita-istri-dan-ibu/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/08/engkaulah-wanita-istri-dan-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2011 03:32:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ciri-ciri]]></category>
		<category><![CDATA[ibu]]></category>
		<category><![CDATA[istri]]></category>
		<category><![CDATA[muslimah]]></category>
		<category><![CDATA[sholehah]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=329</guid>
		<description><![CDATA[Peranan  seorang  istri  sebagai  ibu  rumah tangga adalah untuk  menjadikan  rumah  itu  sebagai  sakan, yakni &#8220;tempat  yang  menenangkan  dan menenteramkan seluruh anggotanya.&#8221;  Dan  dalam  konteks  inilah  Rasulullah   Saw. menggarisbawahi  sifat-sifat  seorang  istri yang baik yakni yang menyenangkan suami bila  ia  dipandang,  menaati  suami bila  ia  diperintah,  dan  ia  memelihara  diri, harta, dan anak-anaknya, bila suami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/ibu.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-330" title="ibu" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/ibu.jpg" alt="" width="174" height="185" /></a>Peranan  seorang  istri  sebagai  ibu  rumah tangga adalah untuk  menjadikan  rumah  itu  sebagai  sakan, yakni &#8220;tempat  yang  menenangkan  dan menenteramkan seluruh anggotanya.&#8221;  Dan  dalam  konteks  inilah  Rasulullah   Saw. menggarisbawahi  sifat-sifat  seorang  istri yang baik yakni yang menyenangkan suami bila  ia  dipandang,  menaati  suami bila  ia  diperintah,  dan  ia  memelihara  diri, harta, dan anak-anaknya, bila suami jauh darinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-329"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Sebagai ibu, seorang istri adalah pendidik pertama dan utama bagi  anak-anaknya, khususnya pada masa-masa balita. Memang, keibuan  adalah  rasa  yang  dimiliki  oleh  setiap  wanita, karenanya  wanita  selalu  mendambakan  seorang  anak  untuk menyalurkan rasa keibuan tersebut. Mengabaikan potensi  ini, berarti  mengabaikan jati diri wanita. Pakar-pakar ilmu jiwa menekankan bahwa  anak  pada  periode  pertama  kelahirannya sangat  membutuhkan kehadiran ibu-bapaknya. Anak yang merasa kehilangan perhatian  (misalnya  dengan  kelahiran  adiknya) atau rnerasa diperlakukan tidak wajar, dengan dalih apa pun, dapat mengalami ketimpangan kepribadian.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Rasulullah Saw. pernah menegur seorang  ibu  yang  merenggut anaknya  secara  kasar dari pangkuan Rasulullah, karena sang anak pipis, sehingga  membasahi  pakaian  Rasul.  Rasulullah bersabda, &#8220;Jangan  engkau  menghentikan  pipisnya. (Pakaian) ini dapat dibersihkan   dengan   air   tetapi   apakah   yang    dapat menghilangkan   kekeruhan   dalam   jiwa  anak  ini  (akibat perlakuan kasar itu)?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Para ilmuwan juga berpendapat bahwa, sebagian besar kompleks kejiwaan yang dialami oleh orang dewasa adalah akibat dampak negatif dari perlakuan yang dialaminya waktu kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Oleh karena  itu,  dalam  rumah  tangga  dibutuhkan  seorang penanggung jawab utama terhadap perkembangan jiwa dan mental anak, khususnya saat usia dini (balita). Disini  pula  agama menoleh  kepada  ibu,  yang memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki sang ayah, bahkan tidak dimiliki oleh wanita-wanita selain ibu kandung seorang anak.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">HAK-HAK DALAM BIDANG POLITIK</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Apakah wanita memiliki hak-hak dalam bidang politik?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Paling tidak ada tiga alasan yang sering dikemukakan sebagai larangan keterlibatan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">1. Ayat Ar-rijal qawwamuna &#8216;alan-nisa&#8217; (Lelaki adalah pemimpin bagi kaum wanita) (QS An-Nisa, [4]: 34)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">2. Hadis yang menyatakan bahwa akal wanita kurang cerdas dibandingkan dengan akal lelaki; keberagamaannya pun demikian.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">3. Hadis yang mengatakan: Lan yaflaha qaum wallauw amrahum imra&#8217;at (Tidak akan berbahagia satu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ayat dan hadis-hadis di atas menurut  mereka  mengisyaratkan bahwa  kepemimpinan  hanya untuk kaum lelaki, dan menegaskan bahwa wanita harus mengakui kepemimpinan lelaki. Al-Qurthubi dalam tafsirnya menulis tentang makna ayat di atas:</p>
<p style="text-align: justify;">Para  lelaki  (suami)  didahulukan (diberi hak kepemimpinan, karena lelaki berkewajiban memberikan nafkah  kepada  wanita dan  membela mereka, juga (karena) hanya lelaki yang menjadi penguasa, hakim, dan juga ikut  bertempur.  Sedangkan  semua itu tidak terdapat pada wanita.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya penafsir ini, menegaskan bahwa:</p>
<p style="text-align: justify;">Ayat  ini menunjukkan bahwa lelaki berkewajiban mengatur dan mendidik wanita, serta menugaskannya  berada  di  rumah  dan melarangnya   keluar.   Wanita   berkewajiban   menaati  dan melaksanakan perintahnya selama itu bukan perintah maksiat.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pendapat ini diikuti oleh  banyak  mufasir  lainnya.  Namun, sekian  banyak mufasir dan pemikir kontemporer melihat bahwa ayat di atas tidak harus  dipahami  demikian,  apalagi  ayat tersebut berbicara dalam konteks kehidupan berumah tangga.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Seperti  dikemukakan  sebelumnya,  kata  ar-rijal dalam ayat ar-rijalu qawwamuna &#8216;alan nisa&#8217;, bukan berarti lelaki secara umum,  tetapi  adalah  &#8220;suami&#8221;  karena  konsiderans perintah tersebut seperti ditegaskan pada lanjutan ayat adalah karena mereka   (para   suami)  menafkahkan  sebagian  harta  untuk istri-istri mereka. Seandainya  yang  dimaksud  dengan  kata &#8220;lelaki&#8221;  adalah kaum pria secara umum, tentu konsideransnya tidak demikian. Terlebih lagi lanjutan ayat tersebut  secara jelas  berbicara  tentang  para  istri  dan  kehidupan rumah tangga. Ayat ini  secara  khusus  akan  dibahas  lebih  jauh ketika  menyajikan  peranan,  hak,  dan  kewajiban perempuan dalam rumah tangga Islam.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Adapun mengenai  hadis,  &#8220;tidak  beruntung  satu  kaum  yang menyerahkan   urusan   mereka   kepada    perempuan,&#8221;   perlu digarisbawahi bahwa  hadis  ini  tidak  bersifat  umum.  Ini terbukti  dan  redaksi  hadis  tersebut secara utuh, seperti diriwayatkan  Bukhari,  Ahmad,  An-Nasa&#8217;i  dan  At-Tirmidzi, melalui Abu Bakrah.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketika  Rasulullah  Saw.  mengetahui bahwa masyarakat Persia mengangkat  putri  Kisra  sebagai  penguasa   mereka,  beliau bersabda,  &#8220;Tidak  akan beruntung satu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan.&#8221; (Diriwayatkan oleh Bukhari, An-Nasa&#8217;i, dan Ahmad melalui Abu Bakrah).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Jadi  sekali  lagi  hadis  tersebut di atas ditujukan kepada masyarakat  Persia  ketika   itu,   bukan   terhadap   semua</p>
<p style="text-align: justify;">masyarakat dan dalam semua urusan.  Kita   dapat   berkesimpulan  bahwa,  tidak  ditemukan  satu ketentuan agama pun yang  dapat  dipahami  sebagai  larangan keterlibatan perempuan dalam bidang politik, atau ketentuarl</p>
<p style="text-align: justify;">agama  yang  membatasi  bidang  tersebut  hanya  untuk  kaum lelaki. Di sisi lain, cukup banyak ayat dan hadis yang dapat dijadikan dasar pemahaman untuk  menetapkan  adanya  hak-hak tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Salah  satu  ayat  yang sering dikemukakan oleh para pemikir Islam berkaitan dengan hak-hak politik kaum perempuan adalah surat At-Taubah ayat 71:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan   orang-orang   yang  beriman,  lelaki  dan  perempuan, sebagian mereka adalah  awliya&#8217;  bagi  sebagian  yang  lain.  Mereka menyuruh untuk mengerjakan yang makruf, mencegah yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada  Allah  dan  Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh   Allah.   Sesungguhnya    Allah    Mahaperkasa    lagi Mahabijaksana.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Secara  umum  ayat di atas dipahami sebagai gambaran tentang kewajiban melakukan kerja sama antara lelaki  dan  perempuan untuk  berbagai  bidang  kehidupan  yang  ditunjukkan dengan kalimat &#8220;menyuruh mengerjakan yang makruf dan mencegah  yang munkar.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Pengertian  kata  awliya&#8217;  mencakup kerja sama, bantuan, dan penguasaan; sedangkan pengertian yang terkandung dalam frase &#8220;menyuruh  mengerjakan  yang  makruf&#8221;  mencakup  segala segi kebaikan  dan  perbaikan  kehidupan,   termasuk   memberikan nasihat  atau kritik kepada penguasa, sehingga setiap lelaki dan  perempuan  Muslim  hendaknya   mengikuti   perkembangan masyarakat  agar  masing-masing  mampu  melihat  dan member saran atau nasihat untuk berbagai bidang kehidupan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut sementara pemikir, sabda Nabi Saw. yang berbunyi, &#8220;Barangsiapa yang tidak memperhatikan  kepentingan  (urusan) kaum Muslim, maka ia tidak termasuk golongan mereka.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Hadis  ini mencakup kepentingan atau urusan kaum Muslim yang dapat menyempit ataupun meluas sesuai dengan latar  belakang dan tingkat pendidikan seseorang, termasuk bidang politik.</p>
<p style="text-align: justify;">Di  sisi  lain,  Al-Quran  juga mengajak umatnya (lelaki dan perempuan) agar bermusyawarah, melalui &#8220;pujian Tuhan  kepada mereka yang selalu melakukannya.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">&#8220;Urusan  mereka  (selalu)  diputuskan  dengan musyawarah (QS Al-Syura [42]: 38).</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ayat ini dijadikan dasar oleh banyak ulama untuk membuktikan adanya hak berpolitik bagi setiap lelaki dan  perempuan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Syura  (musyawarah)  menurut  Al-Quran  hendaknya  merupakan salah  satu  prinsip  pengelolaan  bidang-bidang   kehidupan bersama,  termasuk  kehidupan  politik. Ini dalam arti bahwa setiap warga negara dalam hidup  bermasyarakat dituntut untuk senantiasa   mengadakan   musyawarah.   Sejarah  Islam  juga menunjukkan betapa kaum  perempuan  tanpa  kecuali  terlibat dalam  berbagai  bidang kemasyarakatan. Al-Quran menguraikan permintaan para perempuan di zaman Nabi Saw. untuk melakukan bai&#8217;at  (janji setia kepada Nabi dan ajarannya), sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Mumtahanah ayat 12. Sementara pakar agama Islam menjadikan bai&#8217;at para perempuan sebagai   bukti   kebebasan   untuk   rnenentukan  pandangan berkaitan dengan kehidupan serta hak untuk mempunyai pilihan yang  berbeda  dengan pandangan kelompok-kelompok lain dalam masyarakat, bahkan terkadang berbeda dengan pandangan  suami dan ayah mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Kenyataan  sejarah  menunjukkan  sekian  banyak  wanita yang terlibat pada persoalan politik praktis, Ummu Hani, misalnya dibenarkan  sikapnya  oleh Nabi Muhammad Saw. ketika memberi jaminan keamanan  kepada  sebagian  orang  musyrik  (jaminan keamanan  merupakan salah satu aspek bidang politik). Bahkan istri Nabi  Muhammad  Saw.  sendiri,  yakni  Aisyah  r.a.  , memimpin langsung peperangan melawan Ali bin Abi Thalib yang ketika itu menduduki jabatan kepala negara. Dan isu terbesar dalam peperangan tersebut adalah suksesi setelah terhunuhnya</p>
<p style="text-align: justify;">Khalifah ketiga &#8216;Utsman r.a. Peperangan  ini  dikenal  dalam sejarah  Islam dengan nama Perang Unta (656 M). Keterlibatan Aisyah  r.a.  bersama  sekian  banyak   sahabat   Nabi   dan kepemimpinannya  dalam  peperangan  itu,  menunjukkan  bahwa beliau bersama  para  pengikutnya  membolehkan  keterlibatan perempuan dalam bidang politik praktis sekalipun.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan  ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki oleh setiap orang, termasuk kaum  wanita,  mereka  mempunyai  hak untuk   bekerja  dan  menduduki  jabatan-jabatan  tertinggi, kendati ada jabatan yang oleh sebagian ulama dianggap  tidak boleh diduduki oleh kaum wanita, yaitu jabatan kepala Negara (Al-Imamah   Al-Uzhma)   dan   hakim,   namun   perkembangan masyarakat dari saat ke saat mengurangi pendukungan larangan tersebut, khususnya persoalan  kedudukan  perempuan  sebagai hakim, Dalam   beberapa   kitab  hukum  Islam,  seperti  Al-Mughni, ditegaskan  bahwa  setiap  orang  yang  memiliki  hak  untuk melakukan  sesuatu, maka sesuatu itu dapat diwakilkan kepada orang lain, atau menerima perwakilan dari orang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Atas dasar kaidah di atas, Dr.  Jamaluddin  Muhammad  Mahmud berpendapat  bahwa  berdasarkan  kitab  fiqih  &#8211; bukan hanya sekadar pertimbangan perkembangan masyarakat  -  kita  dapat menyatakan  bahwa  perempuan dapat bertindak sebagai pembela maupun penuntut dalam berbagai bidang.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tentu masih banyak  lagi  yang  dapat  dikemukakan  mengenai hak-hak  perempuan  untuk berbagai bidang. Namun, kesimpulan akhir yang dapat ditarik adalah bahwa mereka adalah  Syaqaiq Ar-Rijal (saudara sekandung kaum lelaki), sehingga kedudukan serta hak-haknya hampir dapat dikatakan sama.  Kalaupun  ada perbedaan  hanyalah  akibat  fungsi  dan  tugas  utama  yang dibebankan  Tuhan  kepada   masing-masing   jenis   kelamin,</p>
<p style="text-align: justify;">sehingga perbedaan yang ada tidaklah mengakibatkan yang satu merasa memiliki kelebihan daripada yang lain:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang  dikaruniakan Allah  kepada  sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi lelaki ada bagian dari apa  yang  mereka usahakan,  dan  bagi  perempuan  juga  ada  bagian dari yang mereka usahakan, dan bermohonlah kepada Allah sebagian  dari karunia-Nya,   sesungguhnya  Allah  Maha  Mengetahui  segala sesuatu.&#8221; (QS An-Nisa, [4]: 32)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/08/engkaulah-wanita-istri-dan-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Let&#8217;s Rock The Cyber (Sinopsis Novel Karya Yunis Kartika)</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/08/lets-rock-the-cyber-sinopsis-novel-karya-yunis-kartika/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/08/lets-rock-the-cyber-sinopsis-novel-karya-yunis-kartika/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Aug 2011 03:55:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[chating]]></category>
		<category><![CDATA[cyber]]></category>
		<category><![CDATA[dunia maya]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[kartika]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[rock]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>
		<category><![CDATA[yunis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Novel pendek ini ditulis untuk novelet yunis kartika yang berjudul “Let’s rock the cyber” (selanjutnya mari kita sebut dengan LRTC-yk)  yang tema utamanya adalah sepenggal perjalanan yunis kartika di dunia  chatting di yahoo messenger internet. Ulasan ini ditulis untuk diskusi  buku tersebut di mana rekan asep samboja akan membahas dari segi sastra, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/rock.jpg"><img class="size-full wp-image-325 alignleft" title="rock" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/rock.jpg" alt="" width="116" height="89" /></a>Novel pendek ini ditulis untuk novelet yunis kartika yang berjudul <strong>“Let’s rock the cyber”</strong> (selanjutnya mari kita sebut dengan <em>LRTC-yk</em>)  yang tema utamanya adalah sepenggal perjalanan yunis kartika di dunia  chatting di yahoo messenger internet. Ulasan ini ditulis untuk diskusi  buku tersebut di mana rekan asep samboja akan membahas dari segi sastra,  dan saya diminta membahas dari segi “fenomena internet”.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-324"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PENGANTAR: KENDARAAN BAGI BENAK</strong><br />
Ketika  manusia menemukan alat transport beroda (dari sepeda ke mobil), maka  jangkau jelajah perjalanan fisiknya meluas. Teknologi Informasi dan  komunikasi, setelah diciptakan,akhirnya menjadi sepeda bagi benak, yang  memperluas jangkau jelajah benak manusia. Perluasan ini bisa berupa  produksi yaitu menulis, memotret, mencorat coret, menyimpan, dsb,  misalnya dengan kamera digital, dengan komputer, video editing, grafis  komputer, yang disimpan di komputer, atau flash disk atau keping CD dsb,  dengan menerbitkannya di blogs, website dan sebagainya. Perluasan ini  juga berupa konsumsi dengan membaca berita di website, berselancar di  internet, melakukan pencarian pencarian bahan di internet. Bentuk  perluasan lain adalah interaksi, yaitu lewat email, mailing list, saling  komentar di web-blog, jaringan sosial internet (seperti friendster,  dsb), sampai dengan bentuk komunikasi langsung interaktif yang disebut  sebagai chatting.</p>
<p style="text-align: justify;">Munculnya kendaraan akan diikuti dengan  munculnya jalan jalan, lalu jaringan jalan raya, kemudian akhirnya akan  mempengaruhi tata ruang, membangun suatu semacam pola tata kota, menjadi  suatu ruang publik tersendiri. Suatu ruang publik di matra komunikasi  elektronik. Beberapa kalangan menyebutkan ruang ini sebagai ruang  maya/virtual (dikontraskan dengan ruang kenyataan) namun istilah ini  ber-resiko, karena soal kutub yang nyata dan yang tidak nyata, fantasi  atau realitas tidak sebegitu saja sejajar dengan kutub ruang internet  maupun bukan internet. Ilusi bisa dibangun begitu saja di ruang nyata  seperti para pesulap atau para penipu, sandiwara bisa jadi bagian  kehidupan sehari-hari dimanapun.</p>
<p style="text-align: justify;">Fenomena ruang internet sebagai  ruang publik telah menjadi perhatian tersendiri, baik dari aspek bisnis,  dari sudut pandang akademis (misalnya karya-karya akademis yang bahkan  membahas kontribusi internet dalam dinamika sosial politik). Juga dalam  karya film misalnya film hollywood berjudul “you’ve got email”.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>RUANG PUBLIK RUANG PRIVAT</strong><br />
Yahoo  messenger, mailing list, atau dunia internet menjadi semacam ruang  publik tetapi sekaligus ruang privat, karena bisa terjadi komunikasi 2  arah ekslusif maupun komunikasi publik, dan keduanya bisa terjadi secara  paralel simultan pada saat yang sama. Salah satu yang membedakan ruang  elektronik dengan interaksi fisik adalah detachability dan anonimitas.  Detachability adalah keadaan dimana kita setiap saat dapat begitu saja  meninggalkan gelanggang, seperti kita mematikan televisi dengan memencet  tombol remote. Sedangkan anonimitas adalah bahwa kita dapat masuk ke  interaksi ini tanpa menunjukkan wajah fisik dan atribut sosial ekonomi.  Hal ini kemudian yang dialami oleh pengalaman penulis (Yunis) sebagai  “panggung sandiwara” dan dunia “fantasi”</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>TIDAK ADA YANG ISTIMEWA</strong><br />
Yunis dalam <em>LRTC-yk</em> nya nampak rajin mencatat dialog dialog percakapan, (sampai kadang membacanya saya merasa di-setrap).<br />
Namun  demikian, pengalaman ber-relasi di dunia chatting kurang lebih  memanglah demikian, tak ada yang secara khusus istimewa dalam chattter  diary ini. Apa yang dituliskan Yunis mungkin sekali serupa juga dengan  apa yang akan dialami oleh siapapun yang berinteraksi dengan dunia Yahoo  messenger. Kejadian kejadian yang ada dalam pengalaman yahoo messenger  yunis (asmara, kontak emosi, dinamika  sosial lingkup kecil)  juga pada  substansinya kejadian yang  paralel di dunia yang tidak ada yahoo  messenger.   Perluasan ruang interaksi dan komunikasi ke internet juga  bukan barang baru di dunia tulis menulis, Ayu utami dalam novelnya  mengungkapkan bagian bagian kritis cerita yang terjadi di komunikasi  elektronis. Dewi lestari banyak menggunakan perca potongan email di  novelnya. Labibah zein juga mengolah kumpulan <em>Addicted to webblog</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>PANGGUNG SANDIWARA SIAPA?</strong><br />
Penuturan  bahwa dalam novel ini tokoh utama (kiki), hampir tiap malam terhubung  pada internet di yahoo messenger menunjukkan bahwa bagi kiki, relasi di  yahoo-messenger adalah bagian dari kenyataan, bagian dari keseharian,  seperti orang setiap pagi membuka jendela dan mengambil koran di halaman  atau pergi ke pasar. Secara jelas digambarkan, tokoh kiki tak lain dari  suatu penggalan pengalaman si penulis ini (yunis kartika) sendiri.  Dengan demikian maka batas antara novel fiksi dengan laporan liputan  menjadi tipis, ini menegaskan kembali bahwa yang disebut novelet ini  adalah lebih nyata dari fiksi. Apakah <em>LRTC-yk</em> ini sebuah  buku-harian atau sebuah novel? Sebuah buku harian akan bisa banyak  bicara juga seperti misalnya catatan harian seorang demonstran nya soe  hok gie. Yunis nampaknya kurang tegas menentukan sikap, antara diary dan  novelet, antara panggung sandiwara dan catatan sejarah. Mungkin  panggung sandiwara itu ada di kepala si penulis (yunis) sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/08/lets-rock-the-cyber-sinopsis-novel-karya-yunis-kartika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SINOPSIS DRAMA KITAB CINTA (NOVEL NUKILAN TAUFIQ RAHMAN)</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/08/sinopsis-drama-kitab-cinta-novel-nukilan-taufiq-rahman/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/08/sinopsis-drama-kitab-cinta-novel-nukilan-taufiq-rahman/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Aug 2011 07:24:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[erna fatimah]]></category>
		<category><![CDATA[islam]]></category>
		<category><![CDATA[islami]]></category>
		<category><![CDATA[kitab]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[zulaikah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Kisah bermula dengan kehadiran tujuh orang mahasiswa dan mahasiswi  untuk membuat kajian di Kampung Telagasari. Kumpulan tersebut terdiri  dari Rindu,Dewi, Intan, Zulaikha, Dicky, Doni dan Rangga. Di sana mereka  telah bertemu dengan dua orang sahabat yang cukup akrab Umar dan Yusuf.  Umar merupakan seorang mahasiswa sebuah universiti di kota manakala  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/yz.jpg"><img class="size-full wp-image-320 alignleft" title="kitab cinta" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/08/yz.jpg" alt="" width="115" height="169" /></a>Kisah bermula dengan kehadiran tujuh orang mahasiswa dan mahasiswi  untuk membuat kajian di Kampung Telagasari. Kumpulan tersebut terdiri  dari Rindu,Dewi, Intan, Zulaikha, Dicky, Doni dan Rangga. Di sana mereka  telah bertemu dengan dua orang sahabat yang cukup akrab Umar dan Yusuf.  Umar merupakan seorang mahasiswa sebuah universiti di kota manakala  Yusuf hanyalah seorang pemuda yang mengabdikan diri pada kampung sahaja  oleh kerana dihimpit kemiskinan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-319"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Cinta Zulaikha terhadap Yusuf dinyatakan melalui surat-surat Zulaikha  yang dikirimkan kepada Yusuf sekembalinya ke kota. Namun Yusuf dengan  berhati-hati membalas surat tersebut agar tidak memberikan pengharapan  mahupun tidak melukakan hati Zulaikha.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun begitu tanpa disedari, Atikah teman sekampung serta jiran Yusuf  turut mencintainya secara senyap-senyap. Perkara ini menjadi buah mulut  orang kampung mengenai dua gadis yang mendambakan cinta Yusuf. Ianya  membuatkan Yusuf dan ayahnya Ya’kub menjadi serba salah. Apatah lagi  Atikah dan ibunya menggunakan pelbagai cara untuk menawan hati Yusuf.  Maka timbulah fitnah yang diada-adakan oleh ibu Atikah terhadap Yusuf  yang menyebabkan dia membawa diri jauh ke kota demi mengelak berlakunya  fitnah yang lebih buruk.</p>
<p style="text-align: justify;">Manakala Zulaikha pula oleh kerana kerinduan cintanya kepada Yusuf,  telah mengambil keputusan untuk pergi menemui Yusuf di desa Telagasari.  Namun, ternyata kedatangannya itu agak terlewat kerana Yusuf telah pun  membawa dirinya ke kota. Maka Zalaikha nekad untuk tinggal di desa itu  demi menjaga Ya’kub, ayah Yusuf walaupun ditolak orang tua itu. Zulaikha  tinggal bersama Atikah dan ibunya tanpa mengetahui bahawa Atikah dan  ibunya telah merancang untuk menghancurkan cinta Zulaikha dan Yusuf  dengan memasukkan Umar, sahabat baik Yusuf sendiri sebagai orang ketiga.  Maka oleh kerana kesunyian tanpa Yusuf, cinta Zulaikha telah beralih  arah kepada Umar.</p>
<p style="text-align: justify;">Di kota, Yusuf bekerja sebagai tukang pengilap kasut disebuah Masjid.  Dia juga turut mendapat kepercayaan tuan imam untuk bertugas secara  sambilan sebagai muazzin dan penceramah. Disitulah yang membawa kepada  pertemuan dengan Ahsin Wijaya, ayah Zulaikah tanpa pengetahuannya. Pak  Ahsin begitu tertarik dengan akhlak Yusuf sehinggakan dia menawarkan  Yusuf untuk bekerja dirumahnya sebagai tukang kebun. Pak Ahsin telah  menguji keikhlasan dan amanah Yusuf dengan beberapa kejadian, namun  ternyata Yusuf adalah kuat imannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di desa Telagasari, penduduk heboh memperkatakan bahawa Zulaikha dan  Umar akan berkahwin. Ramai penduduk yang mengutuk serta membenci  Zulaikha dan Umar. Bagi mereka, Zulaikha merupakan seorang yang munafik  dalam cintanya terhadap Yusuf. Manakala Umar pula merupakan penjahat  yang sanggup menikam sahabatnya sendiri Yusuf dengan merampas cinta  Zulaikha.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi segala-galanya terbongkar pada hari pertunangan antara Umar dan  Zulaikha. Bersaksikan semua hadirin termasuk Yusuf dan ayahnya, Umar  mendedahkan bahawa Umar sengaja berbuat demikian seolah-olah mencintai  dan akan mengahwini Zulaikha demi keselamatan Zulaikha sendiri. Umar  tahu perancangan jahat Atikah dan ibunya, lalu berpura-pura mencintai  Zulaikha agar Zulaikha terselamat dari perancangan yang lebih jahat  lagi. Umar memberitahu dia sekali-kali tidak akan tergamak untuk  menghancurkan cinta sahabatnya sendiri. Lalu menyerahkan Zulaikha  kepangkuan Yusuf dengan selamatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p><iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/k31oKyCalbI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/08/sinopsis-drama-kitab-cinta-novel-nukilan-taufiq-rahman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mawar Itu Indah Walaupun Berduri..</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/07/mawar-itu-indah-walaupun-berduri/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/07/mawar-itu-indah-walaupun-berduri/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Jul 2011 06:28:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bunga]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[duri]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[kebun]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[mawar]]></category>
		<category><![CDATA[siram]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=316</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar.  Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan  sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil  tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik,  dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/07/12.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-317" title="12" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/07/12.jpg" alt="" width="189" height="137" /></a>Suatu ketika, ada seseorang pemuda yang mempunyai sebuah bibit mawar.  Ia ingin sekali menanam mawar itu di kebun belakang rumahnya. Pupuk dan  sekop kecil telah disiapkan. Bergegas, disiapkannya pula pot kecil  tempat mawar itu akan tumbuh berkembang. Dipilihnya pot yang terbaik,  dan diletakkan pot itu di sudut yang cukup mendapat sinar matahari. Ia  berharap, bibit ini dapat tumbuh dengan sempurna. <span id="more-316"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Disiraminya bibit mawar itu setiap hari. Dengan tekun, dirawatnya  pohon itu. Tak lupa, jika ada rumput yang menganggu, segera disianginya  agar terhindar dari kekurangan makanan. Beberapa waktu kemudian,  mulailah tumbuh kuncup bunga itu. Kelopaknya tampak mulai merekah, walau  warnanya belum terlihat sempurna. Pemuda ini pun senang, kerja kerasnya  mulai membuahkan hasil.</p>
<p>Diselidikinya bunga itu dengan hati-hati. Ia tampak heran, sebab tumbuh pula<br />
duri-duri kecil yang menutupi tangkai-tangkainya. Ia menyesalkan mengapa<br />
duri-duri tajam itu muncul bersamaan dengan merekahnya bunga yang indah  ini. Tentu, duri-duri itu akan menganggu keindahan mawar-mawar miliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sang pemuda tampak bergumam dalam hati, “Mengapa dari bunga seindah  ini, tumbuh banyak sekali duri yang tajam? Tentu hal ini akan  menyulitkanku untuk merawatnya nanti. Setiap kali kurapihkan, selalu  saja tanganku terluka. Selalu saja ada ada bagian dari kulitku yang  tergores. Ah pekerjaan ini hanya membuatku sakit. Aku tak akan  membiarkan tanganku berdarah karena duri-duri penganggu ini.”</p>
<p style="text-align: justify;">Lama kelamaan, pemuda ini tampak enggan untuk memperhatikan mawar  miliknya. Ia mulai tak peduli. Mawar itu tak pernah disirami lagi setiap  pagi dan petang. Dibiarkannya rumput-rumput yang menganggu pertumbuhan  mawar itu. Kelopaknya yang dahulu mulai merekah, kini tampak merona  sayu. Daun-daun yang tumbuh di setiap tangkai pun mulai jatuh  satu-persatu. Akhirnya, sebelum berkembang dengan sempurna, bunga itu  pun meranggas dan layu.</p>
<p style="text-align: justify;">=====</p>
<p style="text-align: justify;">Sahabat, kisah tadi memang sudah selesai. Tapi, ada ada satu pesan  moral yang bisa kita raih didalamnya. Jiwa manusia, adalah juga seperti  kisah tadi. Di dalam setiap jiwa, selalu ada ‘mawar’ yang tertanam.  Allah lah yang meletakkan kemuliaan itu di setiap kalbu kita. Layaknya  taman-taman berbunga, sesungguhnya di dalam jiwa kita, juga ada tunas  mawar dan duri yang akan merekah.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun sayang, ada sebagian dari kita yang hanya melihat “duri” yang  tumbuh. Merasakan hanya kelemahan yang ada pada dirinya. Merasa hanya  menjadi beban bagi orang lain. Banyak dari saudara kita yang hanya  melihat sisi buruk, sehingga dalam menjalani kehidupan ini dipenuhi  dengan kepesimisan seolah menolak keberadaan mereka sendiri. Saudara  kita itu sering kecewa dengan dirinya dan tidak mau menerimanya. Mereka  berpikir bahwa hanya hal-hal yang melukai yang akan tumbuh dari nya.  Sehingga menolak untuk “menyirami” hal-hal baik yang sebenarnya telah  adadan tak pernah memahami potensi yang dimilikinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka juga sebenarnya memiliki mawar yang indah di dalam jiwa. Banyak orang yang tak menyadari, adanya mawar itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Sahabat, jika kita bisa menemukan “mawar-mawar” indah yang tumbuh dalam jiwa itu,<br />
kita akan dapat mengabaikan duri-duri yang muncul. Kita, akan terpacu untuk<br />
membuatnya merekah, dan terus merekah hingga berpuluh-puluh tunas baru  akan muncul. Pada setiap tunas itu, akan berbuah tunas-tunas  kebahagiaan, ketenangan, kedamaian, yang akan memenuhi taman-taman jiwa  kita. Kenikmatan yang terindah adalah saat kita berhasil untuk  menunjukkan pada mereka akan keberadaan mawar-mawar itu, dan mengabaikan  duri-duri yang muncul.</p>
<p style="text-align: justify;">Semerbak harumn mawar pada hati mereka akan menghiasi hari-hari kita.  Aroma keindahan yang ditawarkannya, adalah layaknya ketenangan air  telaga yang menenangkan keruwetan hati. Mari, kita temukan “mawar-mawar”  ketenangan, kebahagiaan, kedamaian itu  dalam jiwa-jiwa kita, dan  kembali kita bagikan pada mereka yang merasa tersisih dan tersingkir.  Mungkin, ya, mungkin, kita akan juga berjumpa dengan onak dan duri, tapi  janganlah itu membuat kita berputus asa. Mungkin, tangan-tangan kita  akan tergores dan terluka, tapi janganlah itu membuat kita bersedih  nestapa. Kebahagiaan kita adalah saat kita menemukan mereka, jiwa-jiwa  yang tersisih, jiwa-jiwa yang pesimis, tersenyum bahagia, seolah  menemukan udara disaat mereka akan kehabisan oksigen.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/07/mawar-itu-indah-walaupun-berduri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Wanita Diciptakan Dari Tulang Rusuk Laki-Laki?</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/06/mengapa-wanita-diciptakan-dari-tulang-rusuk-laki-laki/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/06/mengapa-wanita-diciptakan-dari-tulang-rusuk-laki-laki/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 15:56:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[cipta]]></category>
		<category><![CDATA[dada]]></category>
		<category><![CDATA[laki-laki]]></category>
		<category><![CDATA[pasutri]]></category>
		<category><![CDATA[rusuk]]></category>
		<category><![CDATA[tulang]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[
Wanita tidak dicipta dari kepala laki-laki (Adam), supaya tidak  melebihi atau mengungguli kodrat laki-laki. Wanita tidak dicipta dari  kaki, supaya wanita tidak dihinakan oleh laki-laki atau diinjak  laki-laki, karena dia adalah bagian dari tubuhnya. Wanita tidak  diciptakan dari tanah, karena wanita memang kodratnya tidak sama  dengan laki-laki. Wanita dicipta dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/muslim-pasutri.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-314" title="muslim-pasutri" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/muslim-pasutri.jpg" alt="" width="165" height="200" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Wanita tidak dicipta dari kepala laki-laki (Adam)</strong>, supaya tidak  melebihi atau mengungguli kodrat laki-laki. <strong>Wanita tidak dicipta dari  kaki</strong>, supaya wanita tidak dihinakan oleh laki-laki atau diinjak  laki-laki, karena dia adalah bagian dari tubuhnya. <strong>Wanita tidak  diciptakan dari tanah</strong>, karena wanita memang kodratnya tidak sama  dengan laki-laki. <strong>Wanita dicipta dari tulang rusuk laki-laki</strong>,   karena memang untuk dijadikan pasangan laki-laki, menjadi pendamping   laki-laki, menjadi kesenangan laki-laki, memperkuat dada laki-laki dan   sekaligus menjadi penyeimbang hidup laki-laki.<span id="more-313"></span><br />
Rasulullah Saw menjelaskan dalam hadits-nya:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Sesungguhnya  wanita itu dicipta dari tulang rusuk. Dan  tulang rusuk yang paling  bengkok adalah bagian atas. Jika Anda  meluruskannya, sama artinya Anda  memecahkannya. Jika Anda biarkan, dia  akan tetap bengkok. Karena itulah,  Anda harus selalu memberikan  nasihat-nasihat kebaikan. (HR. Muslim)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Tulang  iga adalah  tulang yang bengkok dan letaknya sangat dekat dengan jantung  hati.  Fungsi tulang iga adalah memperkuat dada dan melindungi hati.  Dari sini  kita mendapat hikmah dan pelajaran bahwa <strong>wanita yang sudah menjadi  istri</strong>, dia mempunyai 2 tugas, yaitu:<br />
<strong>1. Membuat suami kuat dadanya.</strong><br />
Dada  adalah lambang keberanian dan keperkasaan. Karenanya, orang yang  berani  akan menantang lawannya dengan menepuk dada. Dada adalah tempat   berkecamuknya segala rasa, ada rasa benci dan senang, ada rasa kesal  dan  jengkel. Maka dada harus luas dan tidak sempit, agar bisa menjadi  arena  untuk menyelesaikan pertengkaran segala macam rasa. Orang yang  dadanya  sempit akan sulit menyelesaikan masalah. Orang yang da-danya  sempit  mudah berputus asa, tidak punya optimisme, tidak punya semangat  dan  mudah sakit. Itu sebabnya, Nabi Musa ketika mendapatkan perintah  untuk  menyampaikan kebenaran di hadapan Fir’aun dan orang-orang bodoh,  beliau  berdoa kepada Allah:</p>
<blockquote style="text-align: justify;"><p>Berkata Musa: “Ya Tuhanku,  lapangkanlah untukku dadaku, dan  mudahkanlah untukku urusanku, dan  lepaskanlah kekakuan dari lidahku,  supaya mereka mengerti perkataan-ku”.  (QS. Thaha: 25-28)</p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Seorang  istri harus menambahkan  kekuatan suami, sehingga potensinya bisa  bertambah dan berkembang  menjadi berlipat-lipat. Seorang istri tidak  hanya sekedar memberikan  dorongan, tetapi dia menjadi bagian dari  kekuatan dada suami. Jadi  sesungguhnya wanita adalah dada suami.<br />
Dada adalah kebanggaan, dan  di dalam dada ada keberanian dan kekuatan  dahsyat. Dada bagi wanita  adalah kebanggaannya, dan menjadi kebanggaan  suami.<br />
<strong>2. Menjaga hati suami.</strong><br />
Hati  adalah inti kehidupan. Di dalam hati ada keimanan. Di dalam hati  ada  kebahagiaan. Istri seharusnya makin mempertebal keimanan sua-mi.  Istri  seharusnya memberikan kedamaian dan kebahagiaan suami. Istri  seharusnya  menyenangkan hati suami. Istri seharusnya menjaga hati suami  agar tidak  berpaling ke lain hati. Karenanya orang yang sudah punya  istri  seharusnya hidupnya bahagia dan imannya semakin mantap.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/06/mengapa-wanita-diciptakan-dari-tulang-rusuk-laki-laki/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketulusan</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/06/ketulusan/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/06/ketulusan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 04:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hatisakit]]></category>
		<category><![CDATA[ketulusan]]></category>
		<category><![CDATA[mengerti]]></category>
		<category><![CDATA[tulus]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=310</guid>
		<description><![CDATA[
Di matanya, dunia ini semakin terasa asing baginya. Di mana ketika   kejujuran sudah dianggap sebagai kebodohan. Ketulusan seolah sudah   menjadi barang langka yang sulit ditemukan dalam hidup ini. Betapa   mahalnya sebuah ketulusan untuk bisa diberikan dan didapatkan. Karena   ketika mencoba melakukannya, seringkali dipatahkan oleh dugaan yang  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/tulus.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-311" title="tulus" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/tulus.jpg" alt="" width="166" height="124" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Di matanya, dunia ini semakin terasa asing baginya. Di mana ketika   kejujuran sudah dianggap sebagai kebodohan. Ketulusan seolah sudah   menjadi barang langka yang sulit ditemukan dalam hidup ini. Betapa   mahalnya sebuah ketulusan untuk bisa diberikan dan didapatkan. Karena   ketika mencoba melakukannya, seringkali dipatahkan oleh dugaan yang   keliru dari ketulusan tersebut. Rasa sakit pun terkadang terberi dalam   ketulusan, yang  ikut menghasut menepikan nurani.<span id="more-310"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Lalu ia pun  terkadang memilih diam mencoba mengerti. Ketulusan layaknya  membisu.  Karena ketulusan tidak bersuara, ia bekerja dalam diam, tapi  memberi  dengan sepenuh hati. Ia bekerja tanpa pamrih, melupakan dan  tanpa  mengerti arti meminta. Hanya memberi tanpa berharap diberi. Ia  halus  dalam kasat mata, tak tertangkap indera. Karena ketika menampakkan   ketulusan itu, maka akan mengurangi arti ketulusan itu sendiri. Maka ia   mengendap-endap dalam sunyi, melangkah, dan memberi dalam gelap yang   tidak engkau sadari. Ya, ia telah berdo&#8217;a untukmu.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang  bagimu ia terlihat lugu. Walau terkadang ketulusan adalah  sesuatu yang  lugu. Tapi ia keluguan yang cerdas. Mencerdaskan hati,  mencerdaskan  jiwa, dan juga mencerdaskan bagi siapa yang tersentuh akan  ketulusan  itu. Ia lugu, karena ketulusan adalah sesuatu yang jujur,  murni, tak  menutupi, lurus apa adanya. Ia adalah sesuatu yang begitu  halus dan  lembut sehingga tidak terasakan ketika ia sedang bekerja.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/06/ketulusan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keluarga Menentukan Prestasi dan Kepribadian Seorang Remaja</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/06/keluarga-menentukan-prestasi-dan-kepribadian-seorang-remaja/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/06/keluarga-menentukan-prestasi-dan-kepribadian-seorang-remaja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 08:25:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kepribadian]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[pendidika]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[psikolog]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[YOGYAKARTA – Di Indonesia, peran keluarga sangat menentukan prestasi dan perkembangan anak di usia remaja. Adanya interaksi anggota keluarga yang satu dengan yang lainnya menyebabkan seorang anak lebih mengetahui perannya sebagai individu dan makhluk sosial. Hal tersebut berbeda dengan konsep psikologi barat yang menitikberatkan perkembangan kepribadian remaja berdasarkan lingkungan teman sekitarnya. “Berbeda dengan psikologi barat, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">YOGYAKARTA – Di Indonesia, peran keluarga sangat menentukan prestasi dan perkembangan anak di usia remaja. Adanya interaksi anggota keluarga yang satu dengan yang lainnya menyebabkan seorang anak lebih mengetahui perannya sebagai individu dan makhluk sosial. Hal tersebut berbeda dengan konsep psikologi barat yang menitikberatkan perkembangan kepribadian remaja berdasarkan lingkungan teman sekitarnya. “Berbeda dengan psikologi barat, di Indonesia perkembangan kepribadaian dan prestasi seorang remaja ditentukan oleh keluarga. Tidak hanya remaja, namun dari masa anak remaja hingga memasuki masa awal dewasa,” kata pakar psikologi klinik Fakultas Psikologi UGM, Dr. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., kepada wartawan, Jumat (17/6).<span id="more-308"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kwartarini, tidak semua konsep psikologi barat dapat diaplikasikan di Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan pengembangan psikologi yang sesuai dengan kondisi masyarakat lokal. Dari hasil penelitian yang dilakukan Fakultas Psikologi terhadap 3.000 remaja di Yogyakarta dan berbagai kota di Indonesia, ditemukan bahwa seorang remaja akan menemukan dan merasakan kebahagiaan dalam dirinya setelah berkumpul dengan seluruh anggota keluarga, terutama kehadiran ayah dan ibu. “Hasil itu kita dapat dari penelitian yang kita lakukan terhadap para siswa SMP, SMA, dan mahasiswa,” katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditambahkan Kwartarini, pengawasan orang tua dirasakan sangat penting dalam menyeleksi sumber informasi yang diperoleh anak karena saat ini informasi lebih mudah didapatkan, antara lain, melalui situs jejaring sosial dan media teknologi informasi. “Sebaiknya orang tua mengetahui informasi yang baik dan dibutuhkan oleh sang anak karena makin banyak informasi yang masuk ke anak menyebakan otak mereka kelelahan,” tuturnya. Di samping itu, keberadaan orang tua juga mampu meredam dan mengendalikan emosional seorang anak yang lebih menjadi pemarah akibat banyaknya tuntutan dan kompetisi di lingkungannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memberikan edukasi kepada orang tua dan guru tentang berbagai upaya optimalisasi talenta anak dan cara pengukuran bakat yang modern, Kwartarini didampingi dua orang panitia pelaksana mengatakan Fakultas Psikologi berencana akan mengadakan Seminar Pengasuhan Orang Tua Cerdas dan Guru Hebat untuk Anak Multitalenta pada 26 Juni mendatang di Auditorium Fakultas Psikologi. Selanjutnya, di tempat yang sama akan diselenggarakan pula Seminar ‘Psychology of Nation’. (Humas UGM/Gusti Grehenson)</p>
<p style="text-align: justify;"><a class="alignleft" title="Sumber" href="http://ugm.ac.id/index.php?page=rilis&amp;artikel=3854" target="_blank">sumber: http://ugm.ac.id/index.php?page=rilis&amp;artikel=3854</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/06/keluarga-menentukan-prestasi-dan-kepribadian-seorang-remaja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Universitas Swasta Terbaik Semarang, Insyaallah Unisbank&#8230;:D</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/06/universitas-terbaik-semarang-insyaallah-unisbank-d/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/06/universitas-terbaik-semarang-insyaallah-unisbank-d/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 06:56:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[academy]]></category>
		<category><![CDATA[cisco]]></category>
		<category><![CDATA[di]]></category>
		<category><![CDATA[foresec]]></category>
		<category><![CDATA[mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[oracle]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[stikubank]]></category>
		<category><![CDATA[swasta]]></category>
		<category><![CDATA[terbaik]]></category>
		<category><![CDATA[unisbank]]></category>
		<category><![CDATA[universitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=292</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu universitas terbaik semarang adalah Universitas Stikubank (Unisbank). Nama Stikubank sudah terkenal sejak 64 tahun yang lalu. Memiliki dua gedung “pencakar langit” yang jarang dimiliki universitas yang lain, status terakreditasi, fasilitas penunjang pendidikan canggih. Unisbank adalah entrepreneurial university berbasis teknologi informasi dan komputer.
Di Fakutas Teknologi Informasi, mahasiswa dibekali sertifikasi internasional :
universitas terbaik semarang
Cisco
Menjadi Cisco [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/unisbank.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-294" title="unisbank" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/06/unisbank.jpg" alt="" width="198" height="167" /></a>Salah satu universitas terbaik semarang adalah Universitas Stikubank (Unisbank). Nama Stikubank sudah terkenal sejak 64 tahun yang lalu. Memiliki dua gedung “pencakar langit” yang jarang dimiliki universitas yang lain, status terakreditasi, fasilitas penunjang pendidikan canggih. Unisbank adalah entrepreneurial university berbasis teknologi informasi dan komputer.<span id="more-292"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Di Fakutas Teknologi Informasi, mahasiswa dibekali sertifikasi internasional :<br />
universitas terbaik semarang</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cisco</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi Cisco Networking Academy untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan networking sesuai standard industri. Mahasiswa mendapatkan materi CCNA Exploration untuk meraih gelar CCNA.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Oracle</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Menjadi Oracle Workforce Development Program untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola database skala enterprise.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Foresec</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Foresec Academy akan membekali mahasiswa dengan kemampuan analisa forensik dan keamanan komputer. Menciptakan tenaga ahli yang handal dalam menangani isu keamanan (Computer Emergency Response Team).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Prestasi Mahasiswa</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Selamat dan Sukses kepada sdr. Azis dari Fakultas Teknologi Informasi yang berhasil menjadi Juara Tunggal Putra Bulu Tangkis dalam rangka USM Cup Se-Jawa dan Bali pada tanggal 29 Mei 2011.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kegiatan Dies Natalis</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis yang ke-43, UNISBANK menyelenggarakan Fun Bike pada hari Minggu tanggal 29 Mei 2011. Kegiatan yang melibatkan seluruh civitas akademika dan masyarakat umum tersebut akan mengawali start di Kampus Kendeng, kemudian menuju Kampus Mugas, dan kembali lagi ke Kampus Kendeng. Kegiatan selanjutnya adalah hiburan dan undian doorprize antara lain sebuah sepeda motor Yamaha matic, beberapa sepeda Polygon dan barang-barang elektronik. Acara tersebut diharapkan bisa lebih mendekatkan diri antara UNISBANK sebagai penyelenggara pendidikan tinggi dengan masyarakat luas di lingkungan lembaga tersebut berada.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai salah satu universitas terbaik semarang Unisbank memiliki visi pada tahun 2020 Universitas Stikubank (UNISBANK) menjadi salah satu pusat pendidikan terpercaya, terpilih, memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan yang menghasilkan lulusan berdaya saing global, berjiwa kewirausahaan dan menguasai teknologi dengan pengelolaan sumber daya berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Sesuai yang dilansir di www.unisbank.ac.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/06/universitas-terbaik-semarang-insyaallah-unisbank-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jika Hendak Menangis&#8230;Menangislah&#8230;(Ayah&#8230;Bunda Kangen Ayah)</title>
		<link>http://www.ningyung.com/2011/05/278/</link>
		<comments>http://www.ningyung.com/2011/05/278/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 13:05:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ningyung</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ayah]]></category>
		<category><![CDATA[bunda]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[masa]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[sayang]]></category>
		<category><![CDATA[sholehah]]></category>
		<category><![CDATA[solehah]]></category>
		<category><![CDATA[tua]]></category>
		<category><![CDATA[wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ningyung.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[Waktu itu, ketika aku dikala sedang mengecewakan seseorang&#8230;karena rasa gelisah yang aku miliki tidak bisa aku bendung, namun seseorang itu memberikan aku sebuah cerita yang dia baca dari sebuah situs,  dan aku disuruh membacanya&#8230;
Dia sering memberikan aku bacaan-bacaan tentang pengetahuan yang membuat diriku lebih baik, mungkin ini cara dia mengajari aku menjadi sesosok wanita yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/1.jpeg"><img class="size-full wp-image-286 alignleft" title="1" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/1.jpeg" alt="" width="275" height="183" /></a>Waktu itu, ketika aku dikala sedang mengecewakan seseorang&#8230;karena rasa gelisah yang aku miliki tidak bisa aku bendung, namun seseorang itu memberikan aku sebuah cerita yang dia baca dari sebuah situs,  dan aku disuruh membacanya&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Dia sering memberikan aku bacaan-bacaan tentang pengetahuan yang membuat diriku lebih baik, mungkin ini cara dia mengajari aku menjadi sesosok wanita yang baik, dan ketika ku melihat matanya walaupun dia tidak mengatakannya&#8230;aku bisa mengerti, dia ingin aku menjadi wanita yang sholehah&#8230;Aku terus berterimakasih setiap kali diberi wawasan untuk membaca tulisan-tulisan yang kadang tidak aku temukan dalam hidupku&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-278"></span>Sepenggal kisah yang pernah kubaca dari situs yang seseorang itu berikan, Cerita ini adalah kisah nyata&#8230;yang membuatku harus menangis&#8230;.dan aku hanya bisa membagi penggalan kisahny, untuk cerita selengkapnya bisa dibaca di  <a title="Kesetiaan Bunda" href="http://www.wattpad.com/1325334?p=1"> http://www.wattpad.com/1325334?p=1</a> &#8230;.</p>
<p>sebuah kisah nyata yg di ambil dari dunia maya</p>
<p style="text-align: justify;">aku mencintaimu suamiku</p>
<p>Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya.<br />
Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua.<br />
(semoga menjadi pengingat bagiku, ketika ku sudah melangkah ke dalam kehidupan baru) </p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/11.jpg"><img class="size-full wp-image-280 alignleft" title="1" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/11.jpg" alt="" width="573" height="564" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: right;"><a href="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/2.jpg"><img class="size-full wp-image-281 alignnone" title="2" src="http://www.ningyung.com/wp-content/uploads/2011/05/2.jpg" alt="" width="587" height="581" /></a></p>
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: right;">
<p style="text-align: left;">
</blockquote>
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">
<p style="text-align: left;">Ada sebuah lagu yang indah aku rasa sesuai dengan kisah ini&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">ingin ku irirngi kisah ini dengan sebuah lagu yang aku sukai dan ku rasa sangat tepat dengan kisah yang ku baca ini&#8230;</p>
<p style="text-align: left;"><iframe width="425" height="349" src="http://www.youtube.com/embed/ZoiSMjPNraI" frameborder="0" allowfullscreen></iframe></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ningyung.com/2011/05/278/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

